Waktu Sholat

Recent Comments

Silahkan Tinggalkan Pesan


ShoutMix chat widget

Pengikut

Komunitas Bloger Kota Padang

Palanta - Komunitas Blogger Padang

Lantera MinangKabau

Lantera MinangKabau
LSH HIV/AIDS Sumbar

Komunitas Pemerhati Jalanan

25 Januari 2009

Marhadi Efendi Calon Kuat DPD-RI dari Muhammadiyah

Dewan Pimpinan Muhammadiyah Sumatra Barat menargetkan 4 calon DPD dari kader Muhammadiyah untuk duduk di Senayan(Kantor DPD-RI, red) pada pemilu April mendatang.

"Kalau bisa seluruh calon yang akan duduk di kursi legislatif, berasal dari kader Muhammadiyah, tetapi setidaknya 1 calon harus terpilih," fungsionaris DPW Muhammadiyah Sumbar Yunahar Ilyas, usai acara Milad Muhammadiyah ke-99 sekaligus Silaturahim Pemimpin Muhammadiyah dengan anggota DPD di Hotel Inna Muara, Padang, Rabu (21/1).

Muhammadiyah Sumbar merekomendasikan 9 calon DPD yang akan bertarung pada pemilu April mendatang. Calon tersebut adalah Muhammad Najmi, Afrizal, Emma Yohana, Marhadi, Patrialis Akbar, Razak Samik, Yong Hendri, Edi Utama, dan Irman Gusman, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPD RI.

Sementara, wakil ketua DPW Muhammadiyah Sumbar Mirwan Pulungan menegaskan hal ini akan dikaji kembali dan akan dicari 4 besar.

"Jadi kesembilan calon ini akan diseleksi kembali, untuk pemfokusan suara, jika harus dilakukan dengan metode demikian, katanya.

Sumber

23 Januari 2009

Mui Pasaman Dukung Pembangunan Keagamaan Dan Pemberantasan Kemaksiatan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasaman mendukung sepenuhnya Program pembangunan di Kabupaten Pasaman terutama dalam bidang keagamaan dan kemaslahatan umat serta pemberantasan kemaksiatan.


Demikian salah satu poin pernyataan sikap tertulis MUI Kab Pasaman terhadap persoalan keumatan di Kab Pasaman, yang disampaikan Ketua MUI H.Maslan Nasution dalam sebuah pertemuan dengan Pemerintah Kab Pasaman di Balerong Pusako Anak Nagari, Selasa (20/1) malam.


Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Pasaman Yusuf Lubis, SH, dan sejumlah kepala SKPD terkait yang berlangsung penuh


Pernyataan sikap MUI yang meliputi 6 poin itu, yang kedua adalah mendukung dan berperan aktif serta mempunyai tanggung jawab moral yang tinggi atas upaya kesuksesan pelaksanaan MTQ Nasional Tingkat Propinsi Sumatera Barat XXXIII di Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman tahun 2009. Ketiga, MUI Kab Pasaman mencermati penerapan Perda Nomor 21 dan 22, tahun 2003 tentang pandai baca tulis Alquran dan berpakaian muslim/muslimah bagi siswa, pegawai, karyawan/karyawati di Kabupaten Pasaman merupakan peraturan Daerah yang sangat berpotensi menghidupkan nuansa Islami di ranah Pasaman. Tapi realita menunjukkan bahwa perda tersebut belum difungsikan secara epektif da maksimal pada tataran implementasi. Sebagai contoh ketika seorang siswa akan memasuki sebuah sekolah, maka aturan yang ada dalam Perda itu dijadikan sebagai sebuah persyaratan. Tapi ketika seorang pejabat akan dipromosikan sebuah jabatan, maka perda itu tidak lagi menjadi perhatian.


Ke empat, Manfaat telepon genggam (HP) sangat besar jika kita ambil sisi positifnya. Tapi tidak bias dipungkiri dampak negatifnya amat besar terutama bagi para remaja, seperti penyalahgunaan HP sebagai sarana pornografi melalui dunia maya. Mengingat mudarat yang ditimbulkan dari hal tersebut, di rasa perlu ada suatu instruksi yang berlaku secara menyeluruh kepada seluruh lembaga pendidikan/sekolah yang ada di Kabupaten Pasaman untuk melarang siswa/I membawa HP ke sekolah mulai dari tingkat SD sampai dengan SLTA.


Kelima dalam usaha pemberantasan kemiskinan dirasa perlu mencarikan solusi alternative bagi masyarakat dalam menjalankan roda ekonominya yang sangat bergantung kepada pihak yang menawarkan jasa pinjaman dengan bunga yang

Keenam dalam rangka memberikan jaminan kepastian terhadap umat tentang kehalalan makanan dan proses bermuamalat di pasar-pasar di Pasaman perlu, adanya panduan dan tata penyembelihan hewan di tempat tempat penyembelihan hewan, dan adanya seruan tertulis dari Pemerintah Kab Pasaman berupa pengumuman.

Sumber
Rata Penuh

29 Desember 2008

Selamat Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam 1430 H

Saya beserta keluarga mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1430 H kepada seluruh Umat Muslim yang ada di Seluruh penjuru Dunia..khusunya untuk kawasan Sumbar.
Mari kita perkokoh jalinan silaturahmi dan ukhuwah islamiyah demi terwujudnya masyarakat yang lebih bermartabat dan memiliki nurani untuk pembangunan. Dan semoga kita semua dihindarkan dari segala kemunafikan dan azab dari Allah SWT.
Semoga  perjalanan hidup kita selalu dalam lindungan dan Ridho Allah SWT. .....amin

11 Desember 2008

Pasaman Barat Yang Kaya Tapi Miskin


5.300 ton CPO mengalir per hari dengan nilai Rp. 15.900.000.000,- (lima belas milyar sembilan ratus juta rupiah) yang diangkut oleh 265 truk tangki per hari.
CPO (Crude Palm Oil) sebagai hasil kelapa sawit merupakan komoditi andalan ekspor non migas Negara Indonesia sebagai penghasil nomor 2 di dunia setelah Malaysia.
Pasaman Barat memiliki luas lebih dari 200 ribu hektar perkebunan kelap sawit yang dikelola oleh Perkebunan Besar Nasional (PBN), Perkebunan Besar Swasta (PBS) dan Perkebunan Rakyat (PR).
Saat ini terdapat 9 pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) di Pasaman Barat, berikut datanya:

Perbulanya Pasaman Barat menghasilkan 6.625 ton CPO dengan nilai Rp. 397.5 Milyar.  CPO sebagai komiditi ekspor jelas memberikan devisa yang cukup besar buat Negara. Dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) saja sudah diperoleh pendapatan sebesar Rp. 39.75 Milyar, berdasarkan dana perimbangan daerah seharusnya Pasaman Barat menerima Rp. 29.81 Milyar, cukup memakmurkan lebih kurang 300 ribu penduduk Pasaman Barat, dan jika dibagi akan memperoleh Rp. 99.375 juta per orang, belum termasuk hasil inti sawit (PKO), namun APA YANG DIPEROLEH PASAMAN BARAT ???.
-  PAD Pasaman Barat tahun 2006 hanya sebesar Rp. 9 milyar
- 265 truk tangki yang melewati jalan kelas III B  sepanjang 192.3 km yang merupakan jalan propinsi terpanjang untuk kabupaten di Sumatera Barat rusak berat karena telah melanggar PP nomor 43 tahun 1993 pasal 11
- Restribusi untuk truk tangki hanya Rp. 3.000,-/tangki
- Rata-rata 2 kecelakaan terjadi tiap hari akibat jalan rusak tersebut yang terbentang mulai dari  batas propinsi Sumut hingga Padang Sawah
- Masyarakat Pasaman Barat tetap miskin
- Pembangunan tersendat-sendat
Siapa seharusnya yang berteriak dan memikirkan hal ini?.  Sekaranglah saatnya kita buka mata dan telinga bahwasanya Pasaman Barat itu kaya tetapi kenapa masyarakatnya tetap miskin?.  Pendapatan dari CPO tersebut hanya salah satu dari potensi yang ada di Pasaman Barat sebagai penghasil devisa yang harus dikembalikan ke masyarakat Pasaman Barat dan bukan sebagai lahan untuk memperkaya pejabat atau golongan tertentu saja, mari kita kembalikan hak masyarakat Pasaman Barat dan kita hapus imprealisme dari muka bumi Pasaman Barat. Disadur dari LSM WAMPEL